Bandar Sakong

Cerita Sex Dewasa Penganti Suamiku

Cerita Sex Dewasa Penganti Suamiku

Cerita Sex Dewasa Penganti Suamiku

Majalah Bokep - Sejak pacaran dengan ko Yayan aku sudah mengenal betapa nikmatnya Sex bebas. Kebetulan aku
dank o Yayan mempunyai sifat yang sama yaitu sama-sama suka melakukan hubungan Sex dengan
berbagai fantasi. Dalam berhubungan Sex ko Yayan tak segan-segan mengeluarkan spermanya
didalam rahimku tanpa memiliki rasa takut aku hamil. Dan aku pun yang sudah menikmati
persetubuhan dengan ko Yayan pun tak menolak jika ko Yayan mengeluarkan spremanya didalam
liang rahimku. Aku dan ko Yayan sudah berpacaran 3 tahun hingga kini akhirnya ko Yayan
menikahiku.

Sampai lupa, perkenalkan namaku Rere, saat ini aku berusia 25 tahun, aku keturunan china
karena itu aku memiliki kulit putih bersih, dan juga cirri khas mataku agak sipit, namun
aku memiliki hidung yang mancung. Setelah setahun aku dinikahi ko Yayan bentuk lekuk
tubuhku juga gak berubah, aku masih memiliki tubhyang langsing dan juga gairah Sex yang
masih membara meskipun sudah sejak pacaran aku sudah melakukan hubungan Sex dengan ko
Yayan. Ketika menikah hubungan Sex kami pun juga gak berubah, malah bisa dikatakan lebih
HOT karena kita sama-sama Hyper Sex nya.
Namun semuanya sekejap berubah ketika ko Yayan suamiku konsultasi kedokter tentang
kesuburan air maninya, karena sudah setahun menikah dan setiap berhubungan juga
dikeluarkan didalam namun sampai sekarang aku gak bisa hamil. Malam hari ketika mau tidur,
suamiku terlihat murung tak seperti biasanya yang snagat bergairah sekali. Aku pun
menanyakan kenapa suamiku tiba-tiba murung begitu, nmaun sejenak suamiku diam tak menjawab
pertanyaanku. Tapi tak berapa lama suamiku meraih tanganku dan mengatakan “Maaf ya sayang,
menurut dokter spermaku kurang subur, jadi kita bakalan sulit untuk mempunyai anak”. Aku
pun kaget mendengar pernytaan suamiku, namun karena aku sangat mencintai suamiku aku pun
memeluknya sambil berkata “Gak papa kok sayang, nanti jika waktunya tiba kita pasti akan
mendapatkan momongan kok”. Suamiku hanya terdiam mendengar perkataanku, wajahnya masih
terlihat murung, kemudian mendiamkanku dan tidur begitu saja.
Keesokan harinya suamiku besifat sangat aneh sekali, ketika dia mau berangkat kekantor
seerti biasa aku sudah menyiapkan sarapan untuknya. Namun tanpa bilang sama aku untuk
pergi kekantor dan tanpa menyantap sarapan ynag sudah aku hidangkan suamiku pergi begitu
saja. aku sangat sedih dengan perubahan sifat suamiku itu, namun mau gimana lagi. Aku
membiarkannya saja, karna menurutku itu sebuah pukulan baginya. Namun yang aku rasakan
semakain bertambah hari perubahan sifat suamiku semakin jelas. Dia sering pulang larut
malam gak jelas tanpa kabar, pernah juga pulang mabuk. Aku pun menjadi jengkel, karena aku
sudah memberi pengertian pada suamiku namun pengertianku diabaikannya.
Suatu pagi aq terbangun menyusuri perkarangan rumah dan sekitar rumah kami, aq mulai
melihat dan menyadari suasana rumahku semraut, banyak tanaman dan rumput liar tumbuh di
perkarangan rumahku, tanaman dan bunga² kesayanganku mulai banyak yang ayu dan mati,
padahal aq sangat suka bunga². Ternikmat.com aq memutuskan harus mencari seorang tukang
kebun, malam hari suamiku pulang aq segera mengutarakan isi hatikukepada suamiku, tapi
seperti biasanya ditanggapi dengan dingin.
Besoknya pagi-pagi aq memutuskan pergi ke surat kabar harian setempat memasang iklan
“mencari tukang kebun yang berpengalaman”aq mulai gelisah saat sudah memasuki hari ketiga
belum jugaada yang datang melamar menjadi tukang kebun. Esoknya dihari keempat sore
sekitar jam 5 datang seorang bapak yang aq pikir umurnya sekitar 50 tahunan, orangnya
lusuh dan dekil dengan wajah memelas, aq pikir dia adalah pengemis dan segera aq kasih
uang 10 ribu, tapi dia tersenum, bapak itu malah bertanya, apa ini rumah bapak Yayan? iya
jawab saya, ada apa pak? tanyaku berbalik. Bapak ingin bekerja jadi tukang kebun disini
seperti yang terpasang diiklan koran ini nak…Awalnya aq menolak karena penampilannya yang
udah dekil dan bau, tapi ntah kenapa aq kasihan melihat bapak itu, aq bertanya” emang
bapak sanggup bekerja? nama bapak siapa?, jawab bapak itu, nama saya Seno, iya bapak masih
kuat kerja kok nak…hanya saja bapak sekarang belum makan, bapak boleh minta makan?
Setelah berpikir sejenak aq mempersilahkan bapak Seno masuk, aq mempersilahkannya untuk
duduk”tapi bapak punya rumah dimana?tanyaku, Rumah Bapak di Sulawesi, Bapak kesini mencari
kerja, tapi yang ada malah ga bisa pulang lagi ke Sulawesi, bapak ga pnya istri dan anak,
karena semasa muda bapak dihabiskan dengan merantau ke mana mana, bapak suka berjalan
sesuka hati kemana aja, tapi ya beginilah nak, ternyata baak tua dijalan, umur makin hari
makin bertambah, fisik bapak semakin berkurang. Bapak merasa sudah saat nya bapak mencari
pekerjaan yang menetap, maaf kalau oleh berarti bapak harus menginap di rumah ini kalau
anak mengijinkan (kepala pak Seno tertunduk). Aq tidak berani ambil keputusan pak, ntar aq
harus tanya suamiku dulu ya jawabku, sementara bapak malam ini tinggal aja disini, ntar aq
ambilkan handuk, dan peralatan mYayan untuk bapak.

aq segera kembali membawa peralatan mYayan pak Seno dan pak Seno segera membersihkan
tubuhnya, aq mencari cari baju bekas yang sudah lama tidak dipakai suamiku karena
aqmelihat baju pak Seno udah kumal dan tidak membawa baju yang layak dipakai lagi, bila ia
kerja ditempatku tentu ia harus bersih kan pikirku. Pak Seno, ini bajunya ya diganti,
kalau mau dicukur jangut ma kumis pak Seno ini pisau cukurnya ya(aq mngambil pisau cukur
suamiku yang tidak terpakai lagi tapi aq tau masih cukup baru), pak Seno tersenyum
melihatku dan mengambilnya dengan segan, aq bertanya, kenapa pak? kok tersenyum? ada yg
lucu yaaq sambut juga dengan tersenyum”. Ga kok, bapak udah lama ga menerima kebaikkan
seperti ini…ohhhh jangan begitu pak, aq sudah biasa sebagai ruinitas melayanin suami
seperti ini, jadi aq tau keperluan laki-laki seperti apa jawabku singkat.
aq segera menuju ruang tamu menonton televisi sementara pak Seno membersihkan dirinya,
hari mulai malam sekitar jam 19.00 wib, aq mulai menyiapkan makanan. Aq tersenyum melihat
pak Seno telah rapi dan bersih, janggutnya telah tidak ada lagi, tapi kok kumisnyamasih
ada sih pak ? tanyaku? bapak ga percaya diri kalau ga ada kumis ini nak “jawab pak Seno,
aq mempersilahkan dia makan, ayo pak, makan dulu ya, yang kenyang ya” senyumku. pak Seno
mulai menyendok nasi dan gulai kemudian duduk dilantai, aq agak risih melihatnya duduk
dilantai sementara aq duduk dimeja, karena pak Seno tidak mau duduk dimeja sama sepertiku.
Kebiasaanku memakai rok mini atau celana pendek dirumah membuatku tidak sadar kalau
sekarang ada laki² lain dalam rumah ini yang memperhatikanku, sambil makan kami asik
bercerita mengenai riwayat hidup pak Seno, aq baru tersadar dan malu saat melihat sorot
matanya ke bawah meja, saat itu aq memakai rok jeans mini, aq merapatkan kakiku, pak Seno
terlihat maalu karena aq tau arah matanya yang menatap paha dalamku, suasana terasa
mencair dan akrab karena pak Seno pandai membuatku tertawa dan tersenyum saat kami saling
bicara di meja makan walaupun makan telah uasai, pak Seno tetap duduk dilantai.
jam menunjukkan pukul 10 malam, gak terasa ya pak Seno sekarang dah malam, aq mau tdur,
kamar bapak dibelakang ya pak…kami pun bergerak ke kamar kami masing-masing, jam 02 dini
hari suamiku pulang dan lgsung tertidur, besoknya saat makan pagi aq perkenalkan suamiku
dengan pak Seno. tapi seperti yang aq duga ditanggapi dengan hambar dan suamiku langsung
pergi keluar rumah, aq menghela nafas.
aq memutuskan seminggu ini aq ingin istirahat dan santai, aq menelpon ibu-ibu bahwa
seminggu ke depan tidak ada latihan memasak. aq ingin membersihkan isi roumah agar rapi
dan indah, sementara pak Seno tanpa perlu aq suruh-suruh lagi pagi-pagi jam 7 sudah mulai
membersihkan dan merapikan tanaman, memberikan pupuk dan menebang dahan yang lapuk
sementara aq membersihkan rumah. Ternikmat.com aq merasa sangat senang karena ada yang
menemani pekerjaanku di saat-saat penat aq duduk di teras rumah memperhatikan pak Seno
yang sedang bekerja, aq mulai suka dengan pribadi pak Seno yang pandai mencari cerita dan
bahan tertawaan, banyak dari pengalaman hidupnya yang cukup menggelikan dan menakutkan
seperti dikejar preman, pamongpraja, dll, aq jadi larut dalamceritanya, kadang hampir
keluar air mata inikarena sedih, tapi juga kadang karena tertawa terpingkal pingkal.
tapi seperti malam tadi aq perhatikan pak Seno selalu melirik tubuhku , aq memakai celana
sangatpendek sepangkal paha dan tanktop yang apabila menunduk akan terlihat payudaraku,
tentu aq harus menjaga sikap yang sopan. Capek aq segera mYayan dan masuk ke kamar mYayan
dan tidur, dikamar mYayan aq membuka seluruh bajuku dan meletakkannya di ember pakaian
bekas selesai mYayan aq masuk kekamar tidur, aq bisa melihat pak Seno masih sibuk bekerja,
aq tertidur akhirnya.
Aq terbangun jam 4 sore, tidak terasa aq telah tertidur +/- 1 jam, aq lihat pak Seno masih
membersihkan rumput dari daun² kering dan ranting² bekas potongan tadi, pak Seno berjalan
menuju pohon mangga, ohhh tidak aq tidak sengaja melihat dia membuka resleting celananya
dan ia mengeluarkan kejantanannya untuk buang air kecil, awalnya aq malu, tapi aq
penasaran, karena selama ini belum pernah melihat kejantanan laki² lain selain milik
suamiku, aq betul² kaget, milik pak Seno cukup besar pdahal itu pada saat dia buang air
kecil, bagaimana kalau lagi ereksi ya “batinku…aq melihat sampai diaselesai buang air
kecil dan menyimpan kembali kjantanannya dalam celananya.
Penglihatan tadi cukup membuat ku terganggu, selama ini aq belum pernah melihat yang gagah
seperti tadi, belum lagi udah setahun ini aq tidak pernah melakukan hubungan intim dengan
suamiku. Ntah kenapa aq mulai masuk ke kamar mYayan aq ingin membersihkan kewanitaanku
yang mulai basah. dikamar mYayan aq ambil tissue dan membersihkan kewanitaanku,tapi
kemudian mataku menangkap yang lain, aq mlihat ada noda putih di celana dalam dalam ember
cucian ku, aq ambil dan aq lihat lebih dekat, aq atu apa ini pikirku….ini sperma…tapi kan
suamiku ga ada, siapa ya yang buang spermanya di celana dalamku, pikiranku segera tertuju
dengan pak Seno, aq mulai gelisah dan takut.
hari mulai malam, sekitar jam 6 sore mati lampu, aq paling tidak nyaman kalau lampu mati.
Pakk ujannhgg panggilku, pak tolong idupin lampu emergency ya, iya nak “jawab pak Seno,
aqmenunggu tapi lampu emergency ga juga menyala, napa sih pak, kok belum idup”tanyaku???ga
tau juga ya nak..jawab pak Seno. Aqbaru teringat kalau lampu itu belum pernah dicas karena
memang tidak pernah mati lampu. Akhirnyaaq mmutuskan penerangan menggunakan lilin. pak
Seno duduk di lantai, sementara aq duduk di sofa, aq berbicara ttg apa aja dg pak Seno ttg
apa aja, dan jjur sangat menyenangkan, aq lupa kalau tertawa pahaku kadang terangkat dan
terbuka, lama-lama aq suka melihatnya penasaran mengintip kewanitaanku, aq melihat
duduknya mulai gelisah.

pak Seno jagan panggil nak, panggil aq cinta ya pak..iya non cnta kata pak Seno, pak Seno,
cnta udah mau tidur, pak Seno mau tdur? tanyaku, iya non tidur aja, bapak juga mau masuk
kamar, lalu kami masuk ke kamar masing². Lampu juga tidak kunjung menyala, mulai gelisah,
hujan mulai turun tambah deras disertai petir menyambar, ketakutanku makin menjadi jadi,
aq berpikir lebih baik panggil pak Seno buat menjagaku. ketakutanku membuat aq lupa
menganti baju dan hanya memakai baju piyama (tentu memakai pakaian dalam) dengan tali
tengah melingkari pinggulku.
Tok tok tok rok tok…aq mengtuk pintu kamar pak Seno..ga berapa lama pak Seno membuka
pintu, samar²terlihat pak Seno keluar memakai sarung, maaf pak menganggu, aq takut dan ga
bisa tdur pak…pak Seno jaga aq ya (aq berkata penuh harap), pak Seno terlihat bingung,
mksud non cnta apa ya…bapak udah ngantuk mau tidur..”jawabnya, ya udahpak, kalau boleh aq
tidur diatas bapak tidur dibawah ya…jawabku sekenanya.
Pak Seno mempersilahkan aq tiur dikasurnya dan dia tidur beralaskan tikar di lantai, aq
suka tidur menyamping, tapi aq juga ga bisa tidur, mungkin karena suasana kamar yang
sumpek berbeda dengan kamarku yang wangi dan sejuk.
Hujan semakin deras dengan petir yang menggelegar. samar²aq merasakan ranjang tempatku
tidur mulai bergerak naik turun seakan akan ada yang menaiki , ntah kenapa aq masih bepura
pura tidur, hatiku mengatakan pak Seno mulai bertingkah, salahku aq berbisik dalam hati,
sekarang sudah terlambat, mungkin dia sudah sangat nafsu dengan aq pikirku. aq masih coba²
berpurapura tidur.
Pelan-pelan piyamaku terasa itarik dibagian kaki sampai pinggul sehingga buah pantatku
pasti terlihat oleh pak Seno. aq merasakan hembusan nafasnya dipantat dan selangkanganku,
ohhhh tidakkk yang aq takutkan mulai terjadi, lidah dan kumis pak Seno menyapu vaginaku
dengan lembut dan hangat, begitu lama dan lembut dia menjilat vaginaku, yg aq heran kan aq
pake celana dalam(terakhir aq baru tau kalau celana dalam ku diguntingnya dibagian vagina
ku) lidah itu menerobos memasuki lubang vaginaku, lidahnyaterasa kasar dan besar, vaginaku
mulai terasa basah, tapi aq menyembunyikan kenikmatan ini, aq masih bersikap seolah olah
tertidur, kira-kira setngah jam kemudian aq merasakan kejantanannya mulai digesek gesekkan
ke pantatku, bagaimana dia mengawiniku kalau posisi durku menyamping begini ?”tanyaku
dalam hati, jawabnya segera aq temukan.

Pelan-pelan vaginaku ditekan rudalnya yang hangat,awalnya aq deg-degan tapi kemdian
berubah menjadi panik, aq merasa rudalnya sangat besar, vaginaku seakan akan terbelah
sangat nyeriii””aq mengigit bibirku sendiri, rudal itu sangat keras dan berdenyut denyut,
aq khawatir vaginaku tidak dapat menampung rudalnya, rudal itu terus memasuki diriku tanpa
ampun, terasa seluruh dinding vaginaku sesak oleh desakan rudalnya, terusssss…. jauh
memasuki tubuhku sampai dibagian yang belum pernah dimasuki oleh suamiku, ohh
tidakkkk!!!!desisku dalam hati, nikmatnya luar biasa, terus masuk sampai mentok ke
rahimku,,,, panjang banget!!!!
pak Seno menghentikan tusukkannya setelah meyentuh rahimku, sambil kelamin kami menyatu
dia tidur disampingku tanpa bergerak, rupanya dia ingin menikmati saat² menyatunya kelamin
kami, lama aq menunggu apa yang akan dilakukan nyalagipada kelaminku, terasa rudalnya
makin mengeras dan berdenyutdenyut kencang dalam vaginaku, sementara vaginaku mulai
bertambah basah, dia sengaja mempermainkanku desisku dalam hati.
kira-kira 15 menit kemudian pak Seno mulai menaik dan memasukkan rudalnya, aq ingin
merintih dan mjerit nikmat tapi tertahan krn menjaga harga diriku, aq menikmati vaginaku
dikawini dengan lembut dan mesra . Rudalnya begitu pelan dan lembut keluar masuk mengawini
kelamin betinaku, ntah mengapa aq menangis pelan, pak Seno mengetahuinya dan mengusap air
mataku, Ternikmat.com semua sudah terjadi’ kata ku dalam hati…. sambil mengawiniaq dengan
lembut pak Seno menciumku, aq mulai membuka mataku menatap sayu ke mata pak Seno.

kemudian aq menatap ke bawah melihat vaginaku yang putih sedang proses dikawini rudak pak
Seno yang hitam besar, aq takjud melihat ukurannya rudalnya, pantas vaginaku terasa sakit
sekali, ukurannya sangat besar dan bengkok ke atas. Pelan² ya pak lirihku pada pak Seno,
aq mulai merubah posisi menjadi terlentang sehingga pak Seno lebih leluasa mengawiniku..aq
tidak malu²lagi, aq mulai menjerit nikmat saat pak Seno menarik dan menusuk vaginaku
dengan agak cepat. pak Seno berkata”memek non sempit banget,putih lagi, bapak suka, memek
non tebel banget”aq tambah horny di katakan seperti itu, +/- jam pak Seno mengawiniku,
pakkk desisku…cinta mau dibuahi sama pak Seno….cnta mau hamil pak…beri cinta anak please….
Aq kaget pak Seno dengan semangat memompa vaginaku dengan cepat dan menyemburkan spermanya
, vaginaku terasa hangat…nonnn Penis bapak tidak akan bapak cabut ampe pagi ya biar non
bisa hamil…kelamin kami menyatu sampe pagi kami kemudian tertidur.

Dini hari aq terbangun dan panik karena tau jam segini biasanya dia udah pulang, tapi bgtu
akan bangun trasa ada yang menempel, aq lihat rudal pak Seno masih dalam vaginaku, aq coba
lepas tapi malah membuat pak Seno terbangun, pak please nanti suamiku tau, rupanya
grakannku yang menarik vaginaku untuk melepas rudalnya membuat rudalnya bangun, dengan
cepat rudalnya mengeras, aq terpekik saat aq ditarik dan dipeluknya dengan kuat aq
dikawini sampe aq terkencing kencing.

Pak Seno menyuruhku brjalan dengan pelan ke kamarku sambil mengawini diriku, pelan-pelan
jalanku satu-satu langkah ke kamar tidurku, terlihat suamiku tertidur pulas, aq disuruh
mngangkat kakiku sebelah dan menaruhnya di atas meja rias sehingga aq berdiri dalam
possisi kaki mengangkang sebelah, aq melihat suamiku tertidur pulas di depanku….kira-kira
10 menit kemudian rahimku kembali dibuahi pak Seno, aq mengejang nikmat menikmati
klimaksku…dan tertidurdi ranjangku. sedangkan pak Seno kembali ke kamarnya.


Terimakasih Atas Kunjungan Anda.Jangan Lupa Selalu Berkunjung Kembali
supaya tidak ketinggalan Cerita cerita Dewasa Terbaru.

Jika Kamu Menyukai Postingan Ini, Share Ke Teman-Temanmu Di Facebook ya Pulsker!


CERITA SEX DEWASA | CERITA SEX TERBARUCERITA SEX HOT | NONTON BOKEP
Cerita Sex Dewasa Penganti Suamiku Cerita Sex Dewasa Penganti Suamiku Reviewed by Layar Lendir on November 27, 2017 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Bandar Sakong
Diberdayakan oleh Blogger.